Kembali ke Media, Informasi dan Teknologi

Perlukah Pedoman Media IPM?


Andri WahyudiAndri Wahyudi

Media sosial sudah menjadi bagian hidup dari kita, terutama kaum milenial. Dari bangun tidur ke mau tidur mesti gak jauh dari media sosial. Notifikasi muncul selalu kita buka, kalo gak dibuka kayanya kurang afdol hehehe

Melihat fenomena tersebut, IPM merumuskan bagaimana caranya agar ikatan ini berperan di dunia media sosial. Dalam Rekomendasi Internal Konpiwil Surabaya 2016 dan disahkan pada Muktamar 20 IPM di Samarinda, tercetuslah pembentukan tim khusus yang fokus mengurusi hal ini, yaitu Lembaga Media (atau nama lengkapnya Lembaga Media, Komunikasi, Teknologi dan Informasi). Bahkan tadinya ingin dijadikan bidang, namun disahkan menjadi lembaga.

Dengan adanya hasil tersebut, permediaan IPM mulai tumbuh. Akun resmi media sosial pimpinan IPM mulai banyak bermunculan. Dari awalnya sekedar share dokumentasi kegiatan hingga membuat konten kreatif.

Namun, menurut saya, masih ada yang kurang dalam permediaan IPM saat ini. Apa itu? IPM belum memiliki aturan main atau pedoman dalam bermedia sosial. Kenapa ini penting? Karena dengan pedoman ini, media sosial IPM lebih terarah. Dari segi konten maupun teknis mengolahnya. Dan juga, dengan pedoman ini juga bisa mengatur pengorganisasian dalam tubuh Lembaga Media. Selama ini struktur organisasi lembaga terkhusus lembaga media hanya ketua dan anggota. Belum ada aturan untuk memperjelasnya dengan struktur fungsional (atau struktur yang rinci sesuai job desc) lembaga media. Apalagi dalam pengelolaan SDM, belum ada aturan untuk pelatihan yang menurut saya ini sangat penting. Sehingga dalam recruitment personil tidak "asal pilih, yang penting pinter di dunia media". Bahkan kalau perlu, kita juga atur untuk membuat cara agar kader IPM aktif bermedia dan mau mengaktifkan media IPM itu. Dengan kata lain, kita butuh "SPI"nya Media IPM. Agar permediaan IPM lebih tersistem dan terencana dengan baik.

Gimana menurut kalian? Perlukah Pedoman Media IPM dibuat? Berikan tanggapan kalian, karena dengan itu IPM lebih sadar dalam bermedia sosial :)

Salam, Andri Wahyudi

Last updated

Share
Fa Aโ€™IzzaniFa Aโ€™Izzani

Kalau menurut saya sangat perlu, karena bisa menjadi wadah bagi para pelajar khususnya di IPM tersendiri untuk membuat suatu karya dari bentuk gambar maupun tulisan

Andri WahyudiAndri Wahyudi

izzani4 said:

Kalau menurut saya sangat perlu, karena bisa menjadi wadah bagi para pelajar khususnya di IPM tersendiri untuk membuat suatu karya dari bentuk gambar maupun tulisan

mantap mas, terimakasih tanggapannya :)

Fa Aโ€™IzzaniFa Aโ€™Izzani

๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘>andri98 said:

izzani4 said:

Kalau menurut saya sangat perlu, karena bisa menjadi wadah bagi para pelajar khususnya di IPM tersendiri untuk membuat suatu karya dari bentuk gambar maupun tulisan

mantap mas, terimakasih tanggapannya :)

Fa Aโ€™IzzaniFa Aโ€™Izzani

๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

Zulki AhiliZulki Ahili

Saya kira sudah banyak tulisan2 yang mengulas tentang MEDIA. Baik dari pengelolaannya dan sebagainya.

Tetapi mungkin kita saat ini memang membutuhkan semacam buku yang bukan hanya sekedar didalamnya ada sekedar pengelolaan media, bagaimana cara memposting dan sebagainya yang sudah dibahas secara umum maupun mendetail oleh tulisan2 yang sya katakan diatas.

Tetapi harusnya didalamnya ada transfer nilai ideologi IPM dalam pengelolaan media.

Sya kira memang kita butuh untuk itu.

Andri WahyudiAndri Wahyudi

ZulkiAhili berkata :

Saya kira sudah banyak tulisan2 yang mengulas tentang MEDIA. Baik dari pengelolaannya dan sebagainya.

Tetapi mungkin ... Read More

Mantap terimakasih masukkan nya :)

Zulki AhiliZulki Ahili

andri98 berkata :

ZulkiAhili berkata :

Saya kira sudah banyak tulisan2 yang mengulas tentang MEDIA. Baik dari pengelolaannya dan s ... Read More

Siap.

Sama2

1-20 of 20

Reply to this discussion

You cannot edit posts or make replies: You should be logged in before you can post.

Post a reply
421 views